KUNJUNGAN MAJELIS KESELAMATAN NEGARA (MKN) SABAH-MALAYSIA KE KECAMATAN SEI. MENGGARIS

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) dan Pemerintah Kabupaten Nunukan (Pemkab Nunukan) dengan Majelis Keselamatan Negara (MKN) Negeri Sabah-Malaysia hari ini (2/3) melakukan kunjungan di titik lokasi rencana usulan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) CIQS Sei. Menggaris-Serudong.

Bupati Nunukan bersama rombongan Sosek Malindo Kaltara, unsur Muspika Nunukan dan instansi terkait berangkat pagi tadi dari Pelabuhan Liem Hie Djung menuju Dermaga Sungai Ular menggunakan speed. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Pos Gabma RI (Republik Indonesia)-Malaysia untuk istirahat sejenak. Sekitar pukul 11.00 Wita, Bupati Nunukan beserta rombongan menuju lokasi afdelling 11 untuk menjemput rombongan MKN Sabah. Rombongan Malaysia yang berjumlah sekitar 35 orang, bertemu dengan rombongan Bupati Nunukan dan Sosek Malindo Kaltara membahas titik koordinat lokasi pembangunan PLBN.

Seluruh rombongan kemudian meninjau titik selanjutnya yakni titik patok perbatasan A708 yang terletak di area lokasi pos gabungan RI - Malaysia. Acara berikutnya, tatap muka Pemprov Kaltara dan Pemkab Nunukan bersama MKN Sabah di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sekaduyan Taka. Bupati Nunukan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan MKN Sabah di wilayah Kabupaten Nunukan. "Harapan kami dengan adanya rencana pembangunan CIQS Gabungan RI - Malaysia ini mendapat dukungan dari masyarakat sekitar sehingga apa yang diharapkan, pembukaan jalur lalu lintas resmi RI-Malaysia dapat terwujud," ucap Laura.

Ketua MKN Sabah, Tuan Hanafiah pun berharap kedua negara dapat bekerja sama dalam rencana pembangunan PLBN gabungan RI-Malaysia. "Perlu peningkatan hubungan, baik ekonomi dan budaya yang diawali dengan pembangunan PLBN ini," terang Tuan Hanafiah yang juga berterima kasih atas dukungan seluruh pihak terkait. Ketua MKN Sabah, Tuan Hanafiah pun berharap kedua negara dapat bekerja sama dalam rencana pembangunan PLBN gabungan RI-Malaysia. "Perlu peningkatan hubungan, baik ekonomi dan budaya yang diawali dengan pembangunan PLBN ini," terang Tuan Hanafiah yang juga berterima kasih atas dukungan seluruh pihak terkait. "Mari bersama-sama meningkatkan silahturahmi demi kemajuan masing-masing negara," ajak Tuan Hanafiah mengakhiri sambutannya.

Adanya rencana pembangunan PLBN CIQS gabungan RI-Malaysia di wilayah Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara merupakan program nasional dan internasional melalui forum kerja sama Sosek Malindo RI-Malaysia yang telah dilakukan dalam berbagai rapat kerja sama guna peningkatan hubungan silahturahmi dan ekonomi dalam upaya membangun wilayah kedua negara yakni Indonesia dan Malaysia.